Yogyakarta kembali menjadi pusat perhatian dunia olahraga setelah sukses menjadi tuan rumah Pugnator International Taekwondo Championship 2025, sebuah turnamen bergengsi yang digelar pada 3–5 Oktober 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Pugnator, bekerja sama dengan keementerian dan lembaga negara juga swasta.
Event berskala internasional ini diikuti oleh lebih dari 3.000 atlet yang datang dari 7 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Timor Leste, Filipina, Pakistan, Singapura, dan Thailand. Penyelenggaraan kompetisi ini bertujuan untuk mengembangkan prestasi olahraga, mencari bibit unggul, memberikan pengalaman bertanding internasional, sekaligus mendukung pengembangan sport tourism di daerah tuan rumah.

Dalam turnamen yang diwarnai persaingan ketat tersebut, prestasi membanggakan berhasil diraih oleh Muhammad Apriliyanto, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), yang sukses meraih Juara 1. Kemenangan ini mengukuhkan kualitas teknik dan konsistensinya dalam dunia taekwondo.
Apriliyanto menyampaikan rasa bangga dan harunya setelah pengumuman hasil.
“Bangga dan sangat senang karena bisa membawa nama Indonesia dan universitas. Selain bertanding, kami juga bisa bertemu orang-orang hebat dari luar negeri,” ungkapnya.
Prestasi ini tidak hanya mengangkat nama kampus tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa mampu berkiprah secara global, sekaligus menjadi inspirasi bagi atlet muda lainnya di Indonesia untuk terus mengejar mimpi melalui ajang internasional.