Di balik setiap informasi resmi Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu yang tersaji rapi dan terpercaya, ada sosok perempuan tangguh yang bekerja dalam senyap namun berdampak besar. Ia adalah Jari Eka Susanti, S.Sos., alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Angkatan 2017.

Tahun 2017 menjadi titik awal perjalanan panjangnya. Dari kelas KPI, Jari Eka Susanti ditempa dengan teori komunikasi, jurnalistik, dan kehumasan yang kini menjelma menjadi senjata utama dalam dunia birokrasi. Ilmu yang dahulu tertulis di papan tulis, kini hidup dalam setiap siaran pers, dokumentasi kegiatan, dan strategi komunikasi publik yang ia kelola.

Takdir membawanya ke posisi strategis sebagai Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu. Di sana, ia berdiri di garis depan arus informasi, menjadi jembatan antara negara dan masyarakat, antara kebijakan dan pemahaman publik. Setiap kata yang ia susun bukan sekadar kalimat, melainkan wajah institusi dan kepercayaan publik.

Kuliah di jurusan KPI bukan hanya relevan, tetapi menjadi fondasi yang mengakar kuat. Dunia kehumasan yang ia geluti hari ini seolah merupakan panggung nyata dari semua teori yang pernah ia pelajari. Etika komunikasi, teknik jurnalistik, hingga manajemen citra lembaga bersatu dalam tugas-tugas yang ia emban setiap hari.

“Ilmu KPI tidak berhenti di ruang kelas. Ia hidup, bergerak, dan diuji langsung di lapangan,” ungkapnya.

Perjalanan Jari Eka Susanti adalah bukti nyata bahwa KPI bukan sekadar jurusan, melainkan jalan hidup. Dari bangku kuliah hingga menjadi abdi negara, ia menjelma menjadi suara, wajah, dan citra Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu. Sebuah kisah tentang dedikasi, kompetensi, dan panggilan pengabdian yang lahir dari rahim Komunikasi dan Penyiaran Islam.