Afi Luthfia Mahda, mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung dinyatakan lulus dalam sidang Munaqosyah pada Kamis, 20 Agustus 2025. Sidang berlangsung di Ruang Sidang KPI dengan suasana penuh penghargaan dan dialog akademik yang konstruktif.

Dalam presentasinya, Afi memaparkan penelitian berjudul “Boneka Tangan sebagai Media Dakwah (Studi Komunitas Kampung Dongeng Lampung Tengah)”. Ia menjelaskan bahwa boneka tangan dapat menjadi media dakwah yang komunikatif, kreatif, dan ramah anak, terutama melalui kegiatan edukatif yang diadakan oleh Komunitas Kampung Dongeng di Lampung Tengah. Menurut Afi, penggunaan media visual-interaktif seperti boneka tangan mampu memperkuat penyampaian pesan dakwah sehingga lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Sidang Munaqosyah tersebut menghadirkan tim yang terdiri atas Dr. Fariza Makmun, S.Ag., M.Sos.I selaku Ketua Sidang, Prof. Dr. Fitri Yanti, MA sebagai Penguji I, Prof. Dr. H. Khomsahrial Romli, M.Si sebagai Penguji II, Dr. H. Khairullah, S.Ag., MA sebagai Penguji III, serta Septy Anggrayni, M.Pd yang bertugas sebagai sekretaris.

Prestasi membanggakan diraih Afi setelah penelitiannya dinyatakan layak untuk diterbitkan di Jurnal Sinta tiga, sejalan dengan pilihannya menulis artikel ilmiah sebagai tugas akhir. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa riset yang ia lakukan memiliki nilai inovasi dan kontribusi nyata bagi pengembangan dakwah kreatif. Selain itu, Afi juga berhasil menyelesaikan masa studinya dalam waktu tiga tahun empat bulan, sebuah capaian yang turut mendapat apresiasi dari para dosen.

Ketua Prodi KPI menyampaikan bahwa penelitian Afi memperlihatkan bahwa dakwah dapat dikembangkan melalui pendekatan yang lebih kreatif tanpa mengurangi esensi pesan yang ingin disampaikan. Penggunaan boneka tangan sebagai media dakwah anak dinilai sebagai terobosan yang relevan dengan tantangan zaman serta memiliki dampak positif bagi masyarakat. Sidang ditutup dengan doa dan pemberian ucapan selamat dari para penguji serta sesama mahasiswa. Harapannya, keberhasilan Afi dapat menginspirasi mahasiswa KPI lainnya untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu dakwah dan komunikasi Islam.