Mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung, Meisya Solihhati, resmi menjalani sidang munaqosyah pada Senin (24/11/2025). Sidang yang berlangsung di ruang sidang Prodi KPI tersebut menghadirkan jajaran penguji lengkap untuk menilai karya ilmiahnya berjudul “Implementasi Komunikasi Profetik dalam Kepemimpinan UKM Hiqma UIN Raden Intan Lampung.”
Karya ilmiah Meisya tercatat telah terbit di Jurnal LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya, yang berakreditasi SINTA 4, sehingga menjadi nilai tambah dalam penilaian akademiknya.
Sidang ini dipimpin oleh Dr. Fariza Makmun, S.Ag., M.Sos. Susunan penguji lainnya meliputi Dr. Mubasit, S.Ag., M.M sebagai Penguji I, Dr. Faizal, S.Ag., M.Ag sebagai Penguji II, Ade Nur Istiani, M.I.Kom sebagai Penguji III, serta Dr. Wuryan, M.Kom.I selaku sekretaris sidang.
Dalam pemaparannya, Meisya memaparkan bagaimana komunikasi profetik dengan tiga pilar utamanya yaitu humanisasi, liberasi, dan transendensi dapat membentuk pola kepemimpinan yang etis dan inklusif dalam organisasi UKM Hiqma. Menurutnya, nilai-nilai profetik tidak hanya relevan, tetapi juga mampu menjadi fondasi kepemimpinan yang membawa perubahan positif dalam budaya organisasi mahasiswa.
Ketua Prodi KPI, Dr. Fariza Makmun, mengapresiasi capaian Meisya yang dinilai berhasil menggabungkan konsep keislaman dengan praktik komunikasi organisasi modern. “Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa KPI mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan layak publikasi di jurnal terakreditasi. Ini membuktikan keseriusan Prodi KPI dalam membangun budaya akademik yang unggul dan kompetitif,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa pengembangan komunikasi profetik dalam konteks organisasi kemahasiswaan sangat penting, terutama sebagai model kepemimpinan yang mengedepankan etika, komunikasi efektif, serta nilai kemanusiaan. Sidang munaqosyah berjalan dinamis dan penuh dialog ilmiah. Pada akhirnya Meisya Solihhati dinyatakan lulus dengan predikat “A”, menandakan kualitas penelitian dan presentasinya bermutu.