Semangat baru dalam tradisi akademik kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Raden Intan Lampung. Nurul Huda Rizky Ukasah, mahasiswa KPI memilih publikasi jurnal ilmiah sebagai bentuk tugas akhirnya, menggantikan model skripsi yang selama ini umum ditempuh mahasiswa.
Karya ilmiah yang ditulis Nurul berjudul “Framing Analysis of Abi Azkakia’s Dakwah Message in the Video ‘The First Dakwah Match in MLBII? Nurul Legend Assembly’” dan telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Melalui riset ini, ia mengkaji bagaimana pesan dakwah dari pendakwah muda Abi Azkakia dikonstruksi melalui teknik framing dalam media video digital.
“Penelitian ini berupaya melihat bagaimana strategi komunikasi dakwah di era digital dapat dikembangkan secara kreatif tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman,” ungkap Nurul dalam presentasi hasil penelitiannya. Ia menegaskan bahwa dakwah di ruang digital memerlukan pendekatan komunikasi yang kontekstual agar mampu menjangkau generasi muda dengan cara yang lebih menarik dan relevan.

Ujian munaqasyah atas karya ilmiah ini digelar pada Senin, 3 November 2025, di Ruang Sidang KPI, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Raden Intan Lampung. Sidang dipimpin oleh Dr. Fariza Makmun, S.Ag., M.Sos. selaku Ketua Sidang sekaligus Ketua Program Studi KPI, dengan dewan penguji yang terdiri atas Dr. Faizal, S.Ag., M.Ag. (Penguji I), Prof. Dr. Khomsahrial Romli, M.Si. (Penguji II), dan Dr. Yunidar Cut Mutia Yanti, S.Sos., M.Sos.I. (Penguji III). Septy Anggrainy, M.Pd. bertugas sebagai Sekretaris Sidang.
Dr. Fariza Makmun menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh mahasiswanya tersebut. “Publikasi jurnal ilmiah bukan sekadar alternatif tugas akhir, tetapi juga bentuk nyata keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Melalui publikasi, mahasiswa belajar menulis secara ilmiah, berdialog dengan komunitas akademik, dan mengasah kemampuan berpikir kritis,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Program Studi KPI terus berkomitmen memperkuat tradisi riset dan publikasi di kalangan mahasiswa. “Kami mendorong setiap mahasiswa untuk tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga meninggalkan jejak akademik yang bermanfaat. Ini adalah bagian dari implementasi kampus riset dan semangat Merdeka Belajar,” tambahnya.
Keberhasilan Nurul Huda Rizky Ukasah dalam memublikasikan karya ilmiah di forum internasional ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk menempuh jalur serupa. Langkah ini mencerminkan kesiapan mahasiswa KPI UIN Raden Intan Lampung dalam menghadapi tantangan era digital dengan pemikiran ilmiah, kritis, dan kreatif. Dengan munculnya karya-karya akademik seperti ini, tradisi riset di lingkungan UIN Raden Intan Lampung diharapkan semakin kuat, serta mampu melahirkan generasi scholar da’i pendakwah yang tidak hanya fasih berdakwah, tetapi juga produktif dalam menghasilkan gagasan dan penelitian berbasis ilmu.